SEKILAS INFO
  • 6 tahun yang lalu - Musholla Nurul Huda Simbang Wetan sebuah Tempat Ibadah / Musholla yang terletak di Jalan Raya Simbang Wetan Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan
  • 6 tahun yang lalu - Musholla Nurul Huda Simbang Wetan  Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan
  • 6 tahun yang lalu - Pembangunan tema WP Masjid sudah dimulai, Bismillah… semoga diberikan kelancaran
WAKTU :

WAKTU SHALAT, Senin, 26 02 2024 Februari 2024 >

Habib Muhammad Luthfi bin Yahya,JELASKAN SIAPA YANG BERHAK MENYANDANG GELAR ULAMA SESUAI AJARAN NABI.

Kriteria ulama yang dapat diikuti tentu saja yang mewarisi akhlak Nabi Muhammad dan mampu mewujudkan kehidupan yang lebih baik dengan ilmu-ilmu yang dimilikinya, tidak membuat kerusakan di muka bumi, mampu hidup berdampingan dengan sesama makhluk Allah SWT, dan lain sebagainya.

Istilah ulama sendiri merujuk kepada seseorang yang mumpuni dalam bidang ilmu agama, berakhlak baik, menjadi teladan hidup bagi masyarakat, dan sifat-sifat mulia lainnya.

Ulama senantiasa mengisi sendi-sendi kehidupan dengan laku positif yang berdampak kebaikan secara luas.
Keberadaan ulama mendatangkan rahmat, bukan laknat. Dakwahnya juga merangkul, bukan memukul, mengajak bukan mengejek.

Hadits Riwayat Ad-Dailami dari Anas r.a, Rasulullah SAW bersabda: ittabi’ul ulama’a fainnahum suruuhud dunyaa wamashaa biihul akhirah.

Ikutilah para ulama karena sesungguhnya mereka adalah pelita-pelita dunia dan lampu-lampu akhirat.” (HR Ad-Dailami)

Hadits di atas tentu saja semakin memperkuat pengakuan Rasulullah terhadap para ulamanya. Namun, saat ini sebagian masyarakat masih ada yang terjebak dengan simbol-simbol agama yang melekat melalui pakaian.

Akibatnya, meskipun seorang itu tidak berilmu, bahkan secara perilaku dan ucapan tidak mencerminkan akhlak mulia, tetapi kerap diikuti sebagai seorang yang dianggap mengerti agama. Na’udzubillah.
Padahal, keistimewaan para ulama yang layak diikuti banyak diungkap dari berbagai hadits di antaranya hadits yang berbunyi: man shafahani aw shafaha man shafahani ila yaumil qiyamah dakhalal jannah (barang siapa yang bersalaman denganku atau bersalaman dengan orang yang bersalaman denganku hingga hari kiamat, maka ia masuk surga).

Menurut Habib Luthfi dalam buku yang sama menyebutkan, hadits itu disebut sebagai hadits musalsal bil mushafahah al-mamariyah, Muhammad bin Ja’far Al-Katani dalam Risalah al-Musalsalat. Wallahu’alam bisshawab.

Allahumma shalli Alaa Sayyidina Muhammad Wa Alaa Ali Sayyidina Muhammad

SebelumnyaKaromah Imam Abil Hasan Assyadzily - Jubah Yang Mewah Sesudahnya30 Kata-kata Bijak Gus Dur Tentang Toleransi, Penuh Makna Dan Inspiratif
  • Siapa yang Berhak Menjadi Wali Nikah dan Syaratnya Siapa yang Berhak Menjadi Wali Nikah dan Syaratnya
    Dalam pernikahan adanya wali nikah merupakan salah satu dari Rukun Nikah yang harus dipenuhi, definisi wali sendiri sebagai berikut : الولاية في اللغة: تأتي بمعنى المحبة والنصرة. …والولاية في الشرع:...
  • Do'a Akhir Tahun Arab dan Latin Beserta Arti Do’a Akhir Tahun Arab dan Latin Beserta Arti
    Dalam kitab yang berisi kumpulan doa, Maslakul Akhyar, karya Mufti Jakarta abad ke-19-20 M Habib Utsman bin Yahya memasukkan doa awal dan akhir tahun. Pada kesempatan ini, kami akan mengutip...
  • Duduk di dalam Masjid Dengan Niat Menunaikan Shalat Berjama'ah dan Menjaganya Duduk di dalam Masjid Dengan Niat Menunaikan Shalat Berjama’ah dan Menjaganya
    Duduk (berdiam) di dalam masjid terdapat nilai ibadah jika dilandasi dengan niat yang benar, seorang yang berilmu pastinya akan melakukan perbuatannya agar tidak menjadi sia-sia. Maka dari itu kita perlu...
  • Salam Ziarah Makam Para Wali Salamullahi Ya Sadah Salam Ziarah Makam Para Wali Salamullahi Ya Sadah
    Berziarah kubur telah diperintahkan oleh Rasulullah sebagaimana dalil untuk berziarah kubur, terlebih menziarahi makam para wali atau kekasih Allah merupakan suatu hal yang dianjurkan dalam syariat. Selain berziarah kubur dapat...
  • Bacaan Doa Tahlil Bacaan Doa Tahlil
    Berikut adalah susunan bacaan doa tahlil Doa tahlil biasa di baca setelah membaca tahlilan, tahlilan merupakan ritual pembacaan lafal tahlil yang lazim di masyarakat Nusantara sejak ratusan tahun. Pembacaan tahlil...


TINGGALKAN KOMENTAR